Ospek. Singkat kata, banyak arti.

Selamat sore, selamat hari seninJ disini aku mau cerita pengalaman mulai dari sebelum ospek nih. Okay langsung aja.

Mulai dari seneng banget buka pengumuman SNMPTN Alhamdulillah warna hijau. Terus sibuk ngurus ini itu, registrasi, foto KTM, dan lain-lain.

Apalagi ospek, ngisi form ospek universitas, form ospek fakultas, ribet nya pakai banget, bolak-balik kampus. Gerangnya lagi udah ngisi form ospek tapi belum kedaftar di daftar ospek. Pfffft. Tapi pantang menyerah lah ya. Dita gitu.

Setelah kedaftar, tinggal persiapan ospek, mulai dari TM 2kali, kepemanduan selama seminggu full, sungguh melelahkan. Kepemanduan tiada henti, dari pagi sampai maghrib demi ospek. Okay berkorban sedikit gapapa.

Langsung ke cerita ospek aja ya. Hari pertama sih katanya pada “deg-degan” gitu. Tapi nggak tau lah ya, aku sih biasa aja. Berangkat setengah 6 pagi dianter, pulang jam setengah 6 sore dijemput. Okay 6 hari seperti itu kira-kira. Kecuali hari terakhir, pulang setengah 7. Spesial lah ya.

Sebelum ospek aja tugasnya udah kayak begitu. Dan jeng jeeeennnngggg. Pas ospek setiap hari dikasih tugas ini itu. Berangkat pagi udah ditungguin Mbak-Mbak sama Mas-Mas KPK pakai baju hitam-hitam begitu. Nakutin nggak? Iya. Nakutin. Nakutin pakai banget! Mereka yang nggak pernah duduk, selalu berdiri terus, nggak pernah bisa pasang muka kalem, nggak pernah bisa kalau nggak galak, nggak pernah bisa senyum pas ospek. Nyenengin banget sih kayaknya ospek ini. Hhhhh gemes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

57 − = 48